PPh Atas Bunga Simpanan Koperasi

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa pada saat ini Koperasi adalah salah satu badan usaha yang cukup berkembang dan berdiri cukup kuat,  meski dalam lingkup yang kecil. Berkembangnya Koperasi tidak terlepas dari peran para anggotanya yang selalu mendukung kemajuan koperasi itu sendiri.

Para Anggota Koperasi adalah Asset yang harus selalu dijaga oleh sebuah Koperasi, karena dengan semakin banyaknya anggota yang mau bergabung, maka koperasi tersebut akan berpotensi semakin berkembang lebih cepat.

Terkait dengan Koperasi tersebut salah satu Peraturan Menteri Keuangan terbaru Nomor 112/PMK.03/2010 tentang tata cara pemotongan, penyetoran, dan pelaporan pajak penghasilan atas bunga simpanan yang dibayarkan oleh Koperasi kepada anggota koperasi orang pribadi, coba dijelaskan seperti dibawah ini :

Pajak penghasilan yang dikenakan terkait bunga simpanan yang dibayarkan oleh koperasi kepada para anggotanya dimaksud adalah :

1. Pajak penghasilan tersebut bersifal final.

2. Pajak penghasilan akan dipotong pada saat pembayaran, dan dibuat dalam form Pasal 4 ayat (2)

Besarnya pajak penghasilan yang dikenakan adalah :

1. 0% (nol persen) untuk penghasilan berupa bunga simpanan sampai dengan Rp.240.000,-(dua ratus empat puluh ribu rupiah) setiap bulan.

2. 10% (sepuluh persen) dari jumlah bruto bunga untuk penghasilan berupa bunga simpanan lebih dari Rp.240.000,-(dua ratus empat puluh ribu rupiah) perbulan.

Sekian dulu yang bisa saya sampaikan, semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda.

Dan jika anda berminat untuk melihat atau mendownload Peraturan Menteri Keuangan ini, anda bisa lihat di Peraturan Pajak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *