Cara Membuat SPT Tahunan OP dg Form 1770S

Waktu bergerak begitu cepat tidak terasa sekarang ini kita telah berada dipenghujung tahun 2009, artinya tidak terlalu lama lagi kita akan melakukan kewajiban sebagai warga negara yang baik taat pajak untuk melaporkan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Pasal 25 Orang Pribadi.

Untuk itu melalui situs taman pajak ini saya ingin membagikan ilmu bagaimana cara membuat SPT Tahunan Orang Pribadi atau yang lebih dikenal dengan sebutan SPT Tahunan PPh Pasal 25 Orang Pribadi (OP), khususnya untuk Anda yang telah mempunyai NPWP. Caranya akan saya coba jelaskan secara detail, sehingga Anda yang belum pernah membuatnya dapat memahaminya.

Sesuai judul tulisan saya diatas, cara pembuatan SPT Tahunan PPh Pasal 25 Orang Pribadi ini akan menggunakan Form 1770S, ini artinya bahwa penghasilan yang ingin Anda masukan dengan menggunakan form 1770_S ini telah melampaui Rp.60.000.000,- setahun atau diatas Rp.5.000.000,- sebulan.

Ok, deh sekarang kita mulai saja caranya :

1. Asumsi saya Anda telah menerima form 1721-A1 dari pemberi kerja, tempat dimana Anda bekerja sekarang. Didalam form 1721-A1 yang Anda terima itu, terdapat data yang sangat Anda perlukan agar dapat dimasukkan kedalam form 1770_S nanti yaitu adalah baris no.14 “JUMLAH PENGHASILAN NETO” dan baris no.17 “PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK (PTKP). Dan jika Anda masih punya data penghasilan lainnya, Anda bisa menambahkannya pada Bagian A angka 2, tapi ini harus sesuai dulu dengan form 1770_S-I.

Lihat form 1721-A1 seperti contoh gambar dibawah ini :

2. Saya juga berasumsi bahwa Anda telah mempunyai form 1770_S. Form 1770_S ini terdiri dari form Induk 1770_S, 1770_S-I dan 1770_S-II. Dalam membuat/mengisi form 1770_S untuk SPT Tahunan PPh Pasal 25 OP ini sebenarnya tidak terlalu sulit/rumit tetapi memerlukan ketelitian yang tinggi, karena sebelum memasukan angka-angka pada form induk 1770_S pastikan bahwa Anda telah mengisi dengan benar form 1770_S-I dan 1770_S-II. Jika kedua form ini tidak ada perubahan apapun, Anda bisa langsung mencopy/memindah angka-angka yang terdapat dalam form 1721-A1/1721-A2 tersebut kedalam form induk 1770_S Anda.

Lihat form Induk 1770_S seperti contoh gambar dibawah ini :

3. Selanjutnya form 1770_S-I atau Lampiran I. sebelum mengisi form induk sebaiknya Anda mengisi dulu form 1770_S-I secara berurutan sebagai berikut :

3.1. Bagian A : Penghasilan Neto Dalam Negeri Lainnya terdiri dari : Bunga, Royalti, Sewa, Penghargaan dan Hadiah, Keuntungan dari Penjualan/Pengalihan Harta, dan Penghasilan Lainnya. Jika ada penghasilan dari bunga, royalti dst maka jumlah penghasilan ini dapat Anda tambahkan/pindahkan pada form Induk 1770_S Bagian A angka 2.

3.2. Bagian B : Penghasilan Yang Tidak Termasuk Objek Pajak terdiri dari : Bantuan/Sumbangan/Hibah, Warisan, Bagian Laba Anggota Perseroan Komanditer Tidak Atas Saham,Persekutuan,Perkumpulan,Firma,Kongsi, Klaim Asuransi Kesehatan,Kecelakaan,Jiwa,Dwiguna,Beasiswa, Beasiswa Dalam Negeri, Penghasilan Lainnya Yang Tidak Termasuk Objek Pajak. Jumlah pada bagian ini bisa Anda masukan, tapi tidak ada pengaruhnya pada penghasilan Anda.

3.3. Bagian C : Daftar Pemotongan/Pemungutan PPh Oleh Pihak Lain dan PPh Yang Ditanggung Pemerintah. Isi bagian ini sesuai dgn form 1721-A1/1721-A2, karena jumlah pada bagian ini dapat Anda pindahkan pada form Induk 1770_S Bagian D angka 12

Lihat form 1770_S-I seperti contoh gambar dibawah ini :

4. Mengisi form 1770_S-II atau Lampiran II. Form ini terdiri dari :

4.1. Bagian A : Penghasilan Yang Dikenakan PPh Final dan/atau Bersifat Final. Saya rasa ini sudah jelas, karena PPh yang dikenakan sudah final atau bersifat final. Jadi jika Anda mempunyai bukti pembayaran mengenai PPh ini maka PPhnya bisa Anda masukan disini.

4.2. Bagian B : Daftar Harta Pada Akhir Tahun. Mengenai ini wajib Anda isi sesuai keadaan terakhir Anda sampai dengan akhir tahun. Seperti Jenis Harta yang Anda punyai, Tahun Perolehan harta tersebut, serta Harga Perolehannya, kemudian juga beri Keterangan mengenai bagaimana harta tersebut diperoleh, misalnya, harta tersebut dibeli secara tunai atau secara kredit.

4.3. Bagian C : Daftar Kewajiban/Utang Pada Akhir Tahun. Jika Anda mempunyai utang/kewajiban yang harus dibayar sampai pada akhir tahun, Anda bisa memasukan nilainya disini.

4.4. Bagian D : Daftar Susunan Anggota Keluarga. Pada bagian ini silahkan Anda masukan sesuai dengan kartu keluarga Anda. Jika Anda telah mempunyai keluarga ataupun jika Anda seorang single yang belum berkeluarga.

Lihat form 1770_S-II seperti contoh gambar dibawah ini :

Jika Anda ingin melihat contoh form 1721-A1/1721-A2 dan form 1770_S seperti diatas Anda bisa download di sini. Form ini bisa Anda pakai nanti untuk pelaporan SPT Tahunan PPh Pasal 25 OP Anda tahun 2009. Form ini telah saya format sedemikian rupa tinggal pakai saja.

Sekian…semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *